Oleh Kurniawan Mahdi Harta Pada 21-10-2024 at 6:55 am

Jawara, Upaya BI Jakarta Akselerasi UMKM Naik Kelas

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi DKI Jakarta menginisiasi program Jagoan Wirausaha Jakarta (Jawara) sejak awal 2024.  Itu untuk mendorong percepatan UMKM naik kelas di Jakarta.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta Arlyana Abubakar menjelaskan, Jawara adalah program inkubasi UMKM yang dirancang secara holistik, sistematis dan berkelanjutan untuk memastikan UMKM sukses naik kelas. Tidak hanya menyentuh aspek bisnis UMKM, tapi juga aspek personal UMKM itu sendiri. Selain ilmu manajemen bisnis, peserta juga diberikan mindset entrepreneurship, sesi hipnoterapi, dan one on one coaching mentoring.

”Kurikulum tidak hanya terbatas pada pembelajaran, tapi lebih ditekankan pada praktik di bisnisnya, dengan target yang harus diselesaikan,” ujar Arlyana Abubakar.

Program itu, lanjut dia, disusun secara sistematis yang terdiri atas 5 tahap. Peserta wajib menyelesaikan target sebagai syarat untuk mengikuti tahap berikutnya. Program Jawara dimulai dari seleksi assessment dan interviewbootcamp, company visit, pendampingan tahap 1 sampai 3, dan terakhir adalah capacity building dan graduation

”Dengan materi antara lain mindset entrepreneurship, business model canvas, onboarding digital, manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) dan keuangan serta strategi untuk memulai ekspor,” tutur Arlyana Abubakar.

”Program ini dilakukan berkelanjutan. Peserta terus mendapatkan pendampingan secara offline dan online, baik setelah kelas selesai maupun setelah peserta lulus program,” papar Arlyana Abubakar.

Pada rekrutmen Jawara yang dilaksanakan pada Februari, terdapat 448 UMKM unggulan di wilayah Jakarta yang mendaftar. Terpilih 40 UMKM yang berhak untuk mengikuti rangkaian pelatihan Jawara.

”Apabila UMKM berhasil mengikuti seluruh rangkaian secara intensif dan berhasil menyelesaikan tugas serta challenge yang diberikan para pelatih/coach, pada akhir tahun UMKM tersebut akan mengikuti  capacity building dan graduation sebagai tanda berhasilnya mengikuti program Jawara,” jelas Arlyana Abubakar.

Sampai Agustus, terdapat 34 peserta yang telah berhasil menyelesaikan target pengembangan usaha yang diberikan dan konsisten mengikuti rangkaian kegiatan Jawara. Bank Indonesia menghadirkan coach dari IDAS Pelatih Indonesia, yang memiliki pengalaman dalam pengembangan UMKM serta memiliki latar belakang sebagai pengusaha sukses yang pernah menjadi Wirausaha Unggulan Muda Bank Indonesia (WUBI).

”UMKM Jawara juga memiliki kesempatan untuk berbagi dan saling memberikan masukan antar peserta terkait pengembangan bisnis masing-masing,” kata Arlyana Abubakar.

Keunggulan program Jawara, menurut dia, adalah adanya program bootcamp di awal rangkaian pelatihan yang dilaksanakan selama 4 hari. Berfokus pada pembentukan mindset bisnis peserta agar dapat menjadi pengusaha yang mandiri, berdaya juang, mampu menggali potensi diri, meningkatkan jiwa bisnis, serta penguatan leadership dalam memimpin tim.

Salah satu peserta Jawara Yulyanto dari UMKM Emazing menyampaikan, dengan berbagai pelatihan yang diberikan pada rangkaian Jawara sangat bermanfaat bagi pengembangan bisnis. Mulai dari materi terkait manajemen keuangan, live selling, hingga materi mengenai perluasan pasar ekspor.

”Penyampaian materi tentang ekspor juga menjadi semakin menarik karena menghadirkan langsung narasumber praktisi ekspor berpengalaman dan langsung melakukan kurasi produk UMKM Jawara yang berkualitas yang dapat diperkenalkan kepada  buyer internasional,” ujar Yulyanto.

Sumber berita: https://www.jawapos.com/jabodetabek/015023862/jawara-upaya-bi-jakarta-akselerasi-umkm-naik-kelas

Gambar

Pengarang

Kurniawan Mahdi Harta

Tourist Guide

Michael is a lover, fighter and hater. He loves to travel, has an app called ‘The Travaluk’. He has travelled over 30 countries so far and dreams to visit every one of them.

Bagikan:

Pos terkait

Pesan
Pesan

©2024 Jawarakita.com | All Rights Reserved